3- TATA CARA BERWUDLU Bagian Ke-3

Sesudah itu basuhlah kakimu yang sebelah kanan lalu kaki sebelah kiri bersama kedua mata kaki dan menyela jari-jari kaki dengan jari kelingking tangan kiri, dimulai dari jari kelingking kaki sebelah kanan terus sampai ke jari kelingking kaki sebelah kiri. Caranya, jari kelingking tangan tersebut dimasukkan dari bawah jari-jari kaki, ketika membasuh kaki kanan ini bacalah…

3- TATA CARA BERWUDLU Bagian Ke-2

Kemudian ambillah air lagi untuk dihirup dengan hidung sebanyak tiga kali, dengan membaca doa : اَللّٰهُمَّ اَرِحْنِىْ رَاِئِحَةَ اْلجَنَّةِ, وَاَنْتَ عَنِّى رَاضٍا Ya Allah, ciumkanlah saya bau surga, sedangkan engkau ridlo kepadaku. Lalu semprotkanlah keluar air tersebut dengan membaca : اَللّٰهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُبِكَ مِنْ رَوَائِحِ النّارِ وَسُوْءِ الدَّارِ Ya Allah, saya berlindung kepadamu dari bau…

3- TATA CARA BERWUDLU

Apabila engkau telah selesai istinja’, maka janganlah meninggalkan bersiwak; sebab bersiwak itu dapat membersihkan mulut,  menyenangkan  Allah dan membencikan syetan. Satu kali sholat dengan bersiwak lebih utama daripada tujuh puluh kali sholat tanpa bersiwak. Rasulullah Shallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wasalam bersabda : السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلفَمِ وَمَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ وَمَسْخَطَةٌ للِشَّيْطَانِ Siwak itu menyucikan mulut,…

2- TATA CARA MASUK KAMAR KECIL

Apabila engkau hendak masuk ke kamar kecil, maka dahulukan kakimu yang kiri, dan ketika keluar, maka dahulukan kaki kananmu. Janganlah engkau membawa apa saja yang terdapat tulisan nama Allah dan nama Rosulullah. Dan janganlah engkau masuk ke kamar kecil dengan kepala terbuka dan telanjang kaki atau tidak bersandal. Kemudian ketika memasukinya, maka bacalah doa :…

TATA CARA BANGUN DARI TIDUR

Apabila engkau hendak bangun tidur, maka usahakn bangun sebelum fajar terbit. Dan jadikanlah dzikir kepada Allah baik dihati maupun dilisan sebagai kegiatan yang pertama, sesudah itu bacalah doa : اَلْحَمْدُلِلّٰهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَا تَنَا وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ، أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلّٰهِ وَالْعَظَمَةُ، وَالسُّلْطَانُ لِلّٰهِ، وَاْلعِزَّةُ وَاْلقُدْرَةُ لِلّٰهِ رَبِّ اْلعٰلَمِيْنَ، أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلَامِ وَعَلَى كَلِمَةِ…

MEMATUHI PERINTAH ALLAH

Ketahuilah, sesungguhnya perintah Allah itu ada yang wajib dan ada yang sunah.[1] Perintah Allah yang wajib itu ibarat kapital (modal perdagangan), dengan adanya modal inilah perdagangan dapat berjalan. Maksudnya, dengan menjalankan perintah wajib inilah akan selamat, terhindar dari siksaan. Sedangkan perintah yang sunah itu ibarat keuntungan. Dengan keuntungan ini dapat diperoleh beberapa derajat kelebihan. Maksudnya dengan…