Memperbanyak bacaan al-Qur’an Bagian 3

Bagi yang akan menghatamkan al-Qur’an, hendaknya menghatamkannya di permulaan malam atau di pagi hari hingga ia bisa mendapati waktu istighfarnya para malaikat Allah swt dan agar ia bisa mendapatkan bagian istighfarnya. Dalam sebuah atsar disebutkan: “Barangsiapa yang menghatamkan al-Quran di waktu apapun di malam hari, nwka pan, malaikat akan beristighfar untuknya sampai pagi hari. Sedangkan…

Memperbanyak bacaan al-Qur’an Bagian 2

Dalam ayat-Nya, Allah swt berfirman: لَيْسُوا سَوَاءً ۗ مِّنْ أَهْلِ الْكِتَابِ أُمَّةٌ قَائِمَةٌ يَتْلُونَ آيَاتِ اللَّهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ -إلى قوله تعالى- وَأُولَٰئِكَ مِنَ الصَّالِحِينَ {١١٣} يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَيُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَأُولَٰئِكَ مِنَ الصَّالِحِينَ {١١٤} Artinya: “Mereka itu tidak sama, diantaranya Ahli Kitab itu ada dua golongan…

Memperbanyak bacaan al-Qur’an Bagian 1

Hendaknya diantara kalian memperbanyak bacaan al-Qur’an di siang dan malam dengan penuh tadabbur, tartil dan penuh adab serta penghormatan. Jangan sampai ia meninggalkan al-Qur’an atau tidak membacanya. Karena hal ini akan menyebabkannya lupa akan hafalannya yang merupakan dosa yang sangat besar. Dalam hal ini Nabi Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam bersabda :…

Adab Membaca Al-Qur’an Bagian 5

Wahai para pembaca janganlah kalian mencampur adukkan bacaanya, lalai dan tidak mengamalkan al-Qur’an, tidak menurut perintahnya, tidak menjauhi larangan-Nya, apalagi berhenti pada batas-batasnya. Ketahuilah, bahwa banyak riwayat yang mencela orang semacam ini disamping kecaman keras lainnya. Dalam hal ini Baginda Nabi Muhammad ﷺ bersabda: اقرأ القرآن ما نهاك، فإن لم ينهك فلست تقرؤه Artinya: “Bacalah…

Adab Membaca Al-Qur’an Bagian 4

Disunnahkan untuk memperindah suara bacaan al-Qur’an. Karena hal ini membantu hati untuk lebih khusyu’ dan haru, juga menarik perhatian orang lain untuk mendengar bacaan al-Qur’an dengan baik. Dalam hal ini baginda Rasulullah ﷺ bersabda: حسّنوا القرآن بأصواتكم Artinya: “Perbaguslah bacaan al-Qur’an dengan suara kalian.” Nabi ﷺ bersabda: من لم يتغنّ باالقرآن فليس منّا Artinya: “Barangsiapa…

Adab Membaca Al-Qur’an Bagian 3

Wahai saudaraku, apabila engkau membaca al-Qur’an, maka renungkanlah, pikirkan dan fahamilah isinya dengan seksama. Apabila sampai pada ayat tentang perintah Allah swt atau larangan-Nya atau janji atau bahkan ancamannya, maka berhentilah sejenak dan periksalah dirimu ( intropeksi diri ). Jikalau memang nyatanya engkau mematuhi perintah itu, menjauhi larangan itu, mempercayai dan meyakini janji dan ancaman…

Adab Membaca Al-Qur’an Bagian 2

Dan diantara adab yang paling penting adalah, hendaknya si pembaca membaca ayat al-Qur’an dengan penuh tadabbur, merenungi isi bacaannya dan menghadirkan hatinya disitu. Mengenai hal ini, Allah swt berfirman: كتب أنزلنه إليك مبرك ليدّبّروا ءايته ے وليتذكّر أولوا الألبب ۝٢٩ Artinya: “Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah agar mereka memperhatikan…

Adab Membaca Al-Qur’an Bagian 1

Ketahuilah bahwa membaca Al-Qur’an memiliki adab dzahir dan batin. Seorang hamba tidak dianggap dalam golongan orang-orang yang benar-benar membacanya, yang mana bacaan mereka sempurna, maka ia akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah swt. Dan siapapun yang tidak melakukannya, maka berarti bacaannya tidak sempurna, meskipun bacaan itu tidak terlepas dari pahala dan keutamaan sesuai…

Membaca Al-Qur’an dan berdzikir

Semoga Allah swt menjadikan kita semua termasuk orang-orang yang senantiasa melantunkan kitab-Nya yang mulia dengan sebenar-benarnya, mempercayai isinya, memeliharanya, dan terpelihara olehnya, serta selalu bersandar pada hukum-hukumnya dan menegakkannya. Ketahuilah, bahwasanya membaca al-Qur’an termasuk ibadah yang terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah swt dan merupakan ketaatan yang paling utama. Membacanya sangatlah besar pahalanya. Hal ini…

Adab Haji Bagian 5

Termasuk perkara tercela adalah  menyewakan jasa untuk berhaji ialah yang sering dilakukan oleh sebagian kalangan awam. Mereka berangkat haji dengan niat untuk menggugurkan kewajiban hajinya, sehingga setelahnya ia bisa disewa jasanya untuk mewakili haji orang lain. Jika demikian, maka ia berhaji untuk mereka semata-mata menginginkan materi duniawi. Ketahuilah bahwa niat semacam ini adalah niatan yang…