Ibadahnya al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad Bagian 3

al-Habib Idrus Ba’agil berkata: “Pada suatu hari aku bertanya kepada al-Habib Abdullah al-Haddad: “Mengapa di dalam wirid-wiridmu tidak terdapat Asma’ul Husna kecuali hanya sedikit, tidak seperti yang terdapat dalam wirid-wiridnya asy-Syeikh Abdul Qadir al-Jaelani?’ Lalu al-Habib Abdullah menjawabnya: ‘Kami sengaja tidak menampakkan Asma’ul Husna kecuali hanya sedikit, tetapi yang kami sembunyikan daripadanya lebih banyak.’ Diantara…

Ibadahnya al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad Bagian 2

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa di masa kecillnya, al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad selalu berkeliling di berbagai masjid di Kota Tarim setiap malam untuk melakukan ibadah dan untuk mengikuti jejak para leluhurnya. Dalam hal ini beliau berkata : قد استقصيىنا جميع مساجد تريم مرار كثيرة، حتّى مسجد سويد تسّوّرناه لأجل الصلاة فيه، ومسجد سويد هذا…

Ibadahnya al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad

Semenjak kecil, al-Habib Abdullah sudah dikenal sebagai seorang anak yang gemar beribadah, seperti yang dicontohkan oleh ibu bapaknya. Untuk mengetahui betapa besar kemauannya untuk beribadah di masa kecilnya, al-Habib Abdullah menuturkannya sebagai berikut: كنت من حين الصّغر وانا في الجدّ والعبادة وأنواع المجاهدة حتّى تقول جدّتي الصّالحاة سلمى بنت السّيّد الولىّ عمر إبن أحمد المنفر…

Keluasan Ilmunya al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad

asy-Syeikh Ahmad berkata: ‘Ketika aku bertanya kepada al-Habib Abdullah tentang mencari ilmu usul. Maka ia berkata: يا أحمد إنّ اللّه أطلعنى على مساقى الحقّ فرأيت أصول أهل الأصول، وهذه المسألة متّصلة بالذوق لا تنكشف حقيقة الحقّ فيها إلّا في الدّار الآخرة Artinya: “Wahai Ahmad, sesungguhnya Allah swt telah membuka bagiku berbagai rahasia ilmu, sehingga aku…

Kegemarannya Berziarah ke Makam Nabi Hud as dan Makam-makam Para Shalihin Bagian 3

al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad menganjurkan kepada para pengikutnya agar selalu berziarah ke Makam al-Ba’alawi, khususnya ke Makam al-Imam al-Faqih aI-Muqaddam. Setelah wafatnya, salah seorang sahabatnya mimpi bahwa al-Habib Abdullah berkata: عليك بزيارة الفقيه المقدّم فإنّ بعض النّاس لم يكن له كثير عبادة إلاّ أنّه كثير الزيارة له فألحقه اللّه بالعاملين الكاملين أو قريبا من…

Kegemarannya Berziarah ke Makam Nabi Hud as dan Makam-makam Para Shalihin Bagian 2

al-Habib Abdullah sering berziarah kubur pada Hari Jum’at sore setelah melakukan Shalat Asar di Masjid al-Hujairah. Mungkin ia sengaja berziarah pada Hari Jum’at sore, karena berharap menemui waktu mustajab seperti yang diyakini kaum salafunasshalihin. Pendapat ini salah satunya diyakini oleh Sayidah Fatimah az-Zahra, puteri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa alihi wa shahbihi wa sallam dan…

Kegemarannya Berziarah ke Makam Nabi Hud as dan Makam-makam Para Shalihin Bagian 1

Telah menjadi tradisi para salafunasshalihin dari kalangan Ba’alawi di Hadramaut selalu mengunjungi makam Nabi Allah Hud as, dan tradisi semacam itu masih berlangsung hingga hari ini. al-Habib Abdullah juga mengikuti tradisi para salafunasshalihin di sana. Setiap Bulan Sya’ban, al-Habib Abdullah mengunjungi Makam Nabi Allah Hud as bersama para pengikutnya. Dalam catatan disebutkan bahwa al-Habib Abdullah…

Masa Kecil al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad

Semenjak kecil, al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad telah termotivasi untuk menimba ilmu dan gemar beribadah. Tentang masa kecilnya, al-Habib Abdullah berkata: كُنْتُ إِذَا رَجَعْتُ مِنَ الْمِعْلَامَةِ ضُحًى أَمْضِىْ إِلَى بَعْضِ الْمَسَاجِدِ فَأَتَنَفَّلُ فِيْهِ كُلَّ يَوْمٍ نَحْوًا مِنْ مِائَةِ رَكْعَةٍ تَطَوُّعًا Artinya: “Jika aku kembali dari tempat belajarku pada waktu Dhuha, maka aku mendatangi sejumlah masjid…

Kisah Hidup al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad

Kelahirannya Kalau sebuah hadits Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa alihi wa shahbihi wa salam mengatakan bahwa dalam setiap seratus tahun akan timbul seorang yang akan mengadakan pembaharuan[1] dalam agama ini, dan pembawa pembaharuannya itu disebut mujadid, maka al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad adalah seorang mujadid di masanya, karena ia telah membawa angin segar dalam tasawuf…