‘A’ISYAH BINTI ABU BAKAR R.A. Bagian 1

Ummu Ruman: “Anakku, tak usah engkau risaukan urusan itu. Demi Allah, tidak sedikit istri cantik yang disa­yang suaminya, dan mempunyai beberapa orang madu, ia tentu banyak dibicarakan mereka.” (Dari Haditsul-IJk dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim) Menantu Mulia “Orang yang paling jujur kepadaku dalam soal harta dan persa­habatannya ialah Abu Bakar. Seumpama aku mau mengangkat…

SAUDAH BINTI ZAM’AH R.A. Bagian 5

Saudah r.a. tetap tinggal bersama Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam hingga saat keda­tangan ‘A’isyah binti Abu Bakar sebagai istri termuda Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam Ia secara sukarela memberi tempat pertama kepada madunya itu dalam mengatur rumah tangga beliau. Bahkan berusaha memuaskan ‘A’isyah yang baru memasuki gerbang…

SAUDAH BINTI ZAM’AH R.A. Bagian 4

Kuserahkan Giliranku kepada ‘A’isyah! Selesailah sudah pernikahan Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam dengan Saudah binti Zam­’ah. Dengan pernikahan suci itu Saudah telah menjadi salah seorang istri Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam … salah seorang wanita termulia di dunia dan akhirat yang berhak menyandang kedudukan sebagai Ummul-Muminin…

SAUDAH BINTI ZAM’AH R.A. Bagian 3

Siapakah Saudah binti Zam’ah? Penduduk Makkah gempar mendengar berita lamaran Muhammad Ra­sulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam kepada Saudah binti Zam’ah. Berita seperti itu nyaris tidak dipercayai orang. Apakah maksud Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam melamar Saudah? Mereka saling bertanya. Saudah seorang janda tua, tak ada lagi sisa-sisa…

SAUDAH BINTI ZAM’AH R.A. Bagian 2

Persahabatan beliau dengan ayah gadis remaja itu sudah cukup lama dan sudah teruji. Demikian juga keikhlasan dan kesetiaannya. Ja­rang sekali sahabat yang memperoleh kedudukan khusus di hati beliau seperti Abu Bakar. Sekarang sahabat yang tepercaya itu melalui Khaulah menghendaki kesediaan beliau nikah dengan putrinya. Tidak ada ja­waban lain yang patut diberikan kecuali “ya.” Akan tetapi…

SAUDAH BINTI ZAM’AH R.A. Bagian 1

“Demi Allah, aku sama sekali tidak ingin bersuami lebih dari satu kali, akan tetapi aku ingin agar pada hari kiamat kelak Allah akan menghidupkan aku kembali sebagai istri Anda.” (“Saudah binti Zam’ah r.a. dikutip dari kitab Al-Ishabah) Kesepian Sepeninggal istri Khadijah binti Khuwailid r.a., tambah hari tambah berat beban yang terpikul di atas pundak Rasulullah…

BUNDA SITI KHADIJAH BINTI KHUWAILID R.A. (Ummul-Mu’minin I) Bagian 9

Tak Terlupakan Seumur Hidup Benarkah Khadijah r.a. sudah tiada? Tidak! Ia tetap hidup di dalam hati Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam. Ia selalu mem­bayang-bayangi ingatan di mana pun beliau berada. Ia bagaikan pan­caran sinar di tengah gelap gulita…. Benar, sepeninggal Khadijah r.a. Muhammad Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa…

BUNDA SITI KHADIJAH BINTI KHUWAILID R.A. (Ummul-Mu’minin I) Bagian 8

Sayidatina Khadijah r.a. Wafat Embargo ekonomi dan sosial yang dilancarkan kaum musyrikin Quraisy terhadap orang-orang Bani Hasyim dan Bani Abdul-Muththalib, khususnya terhadap Muhammad Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam., akhirnya gagal, tidak mencapai tujuannya. Sejarah mencatat bahwa iman yang teguh dan perjuangan gagah berani sanggup mengalahkan maksud jahat yang hendak mengubur kebenaran…