Menanamkan Sifat Malu Pada Diri Anak dan Pengaruhnya Terhadap Budi Pekerti Bagian 1

Dari lbnu Mas’ud ra, ia berkata bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam bersabda : إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلاَمِ النُّبُوَّةِ اْلأُوْلَى إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ (رواه البخاري) Artinya : “Sesungguhnya di antara ungkapan kenabian yang pertama yang ditemui para manusia adalah apabila kamu tidak malu, maka lakukanlah apa…

Tentang Poligami Bagian 2

Dalam hal itu perlu dicatat, bahwa pernikahan Rasulullah shalallahu alaihi wa aalihi wa sallam de­ngan sekian banyak wanita berkaitan dengan tugas beliau sebagai Nabi dan Rasul yang berkewajiban menyampaikan dakwah dan ajaran aga­ma Islam. Seorang pemimpin yang memikul tanggungjawab besar wajar memperoleh hak-hak melebihi hak yang diperoleh bawahannya atau pihak yang dipimpinnya, demi keberhasilan pelaksanaan…

Pendidikan Moral atau Akhlak Anak bagian 6

Berikut ini hadits-hadits Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam yang berisi larangan untuk mencela atau mencemooh itu : سِبَابُ الْمُسْلِمِ فُسُوْقٌ وِقِتَالُهُ كُفْرٌ Artinya : “Mencela orang muslim itu adalah perbuatan fusuq, sedang membunuhnya adalah perbuatan kufur.” (HR. Al Bukhari, Muslim dan lainnya) إِنَّ مِنْ أَكْبَرِ الْكَبَائِرِ أَنْ يَلْعَنَ الرَّجُلُ وَالِدَيْهُ،…

Tentang Poligami Bagian 1

Kaum orientalis Barat banyak berbicara tentang poligami yang dilaku­kan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa aalihi wa sallam Tujuan mereka jelas, yaitu mendiskreditkan (mencemarkan) Nabi dan Rasul penyebar agama Islam. Mereka melihat poligami yang dilakukan oleh junjungan kita Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa aalihi wa sallam semata-mata dari sudut fisik material, tidak melihatnya dari sudut lain…

Pendidikan Moral atau Akhlak Anak bagian 5

Gejala suka mencela dan mencemooh pun merupakan gejala buruk yang tersebar di tengah-tengah anak-anak dan masyarakat yang jauh dari petunjuk Al-qur’an dan pendidikan Islam. Ada beberapa faktor yang menimbulkan gejala buruk ini, yaitu : Pertama, adanya teladan yang buruk, apabila anak selalu mendengar kalimat-kalimat buruk, celaan dan kata­kata munkar, maka sudah barang tentu anak akan…

Kedudukan Kaum Wanita Sebelum Islam

Sejarah menginformasikan bahwa sebelum kehadiran agama Islam di dunia terdapat dua peradaban besar, yaitu peradaban Yunani dan Ro­mawi. Dunia juga mengenal dua agama besar, Yahudi dan Nasrani, ke­dua-duanya termasuk agama langit. Masyarakat Yunani yang terkenal dengan pemikiran filsafatnya tidak banyak berbicara tentang hak dan kewajiban wanita. Di kalangan elite (raja-raja dan kaum bangsawan) kaum wanita…

Pendidikan Moral atau Akhlak Anak bagian 4

Sudah menjadi kenyataan, jika anak sejak masa perkembangannya tidak dididik untuk selalu mengingat dan takut kepada Allah SWT serta menjalankan hak-hak-Nya, maka tidak diragukan lagi bahwa secara bertahap anak akan melakukan penipuan, pencurian dan pengkhianatan serta memakan harta dengan cara yang tidak benar. Untuk itu maka orang tua dan pendidik diharuskan menanamkan akidah untuk selalu…

Muqodimah Rumah Tangga Rasulullah Bagian 7

Berbicara tentang kehidupan pribadi dan rumah tangga Rasulul­lah shalallahu alaihi wa aalihi wa sallam, penulis mana pun tidak dapat menutup mata terhadap kenya­taan, bahwa beliau selama hidupnya mengalami dua macam rumah tangga yang tidak sama suasananya. Yang pertama ialah rumah tangga beliau dengan Siti Khadijah r.a. sebagai istri tunggal selama 25 tahun, yaitu sejak beliau…

Pendidikan Moral atau Akhlak Anak bagian 3

Di antara kisah yang meriwayatkan bahwa orang­orang salaf dahulu dalam mendidik anak-anak mereka agar berbuat benar atau tidak berbohong, adalah kisah Syaikh Abdul Qadir Al Jailany, ia berkata, “Semenjak dibesarkan, aku telah membangun urusanku di atas kebenaran. Ketika aku keluar dari Mekkah ke Baghdad untuk mencari ilmu. Ibuku memberi bekal sebanyak empat puluh dinar untuk…

Muqodimah Rumah Tangga Rasulullah Bagian 6

Dalam kehidupan rumah tangganya beliau dari saat ke saat mene­rima perintah-perintah dari Allah SWT mengenai soal-soal tertentu. Banyak kalanya hubungan beliau dengan para istrinya tunduk kepada garis pengarahan yang datang dari Rabbul-alamin. Salah satu contoh yang paling menonjol mengenai itu ialah masalah desas-desus bohong yang hendak mencemarkan kemuliaan keluarga beliau. Masalah terse­but baru dapat terselesaikan…