Perjalanan Menuntut Ilmu Bagian 24

Keadaan antara aku dengan asy-Syaikh terus berlangsung hingga negeri Islam Mesir telah dekat. Seperti biasa, setiap beliau membuka tirai dari tandunya itu selalu memandang aku. Lalu aku berkata kepadanya, “Wahai Tuanku, bacakanlah al-Fatihah dengan niat agar aku mendapat pandanganmu.” Aku mengucapkan hal itu karena perkataan guruku Abdulgadir al-Himyaniy yang telah disebut dalam cerita di atas.…

Wafatnya Abu Bakar Ash-Shiddiq Bagian 2

Beratnya timbangan amal kebaikan seorang manusia pada hari akhir nanti adalah disebabkan oleh kesetiaan mereka kepada kebenaran di dunia ini, meskipun hal itu memberatkan mereka. Dan memang, timbangan amal itu bila di atasnya diletakkan kebenaran, pasti akan menjadi berat. Sebaliknya, timbangan amal baik akan menjadi ringan bila orang itu mengikuti jejak kebatilan. Apalagi bila perbuatan…

Bersikap lunak terhadap kaum mukminin bagian 15

Dikisahkan ada seorang hamba beribadah kepada Allah SWT selama lima ratus tahun. Kemudian ketika hari kiamat, Allah SWT berkata kepadanya: “Wahai hamba-Ku, masuklah surga karena rahmat-Ku.” Kemudian si hamba menjawab: “Wahai Tuhan, justru karena amalanku” Kemudian Allah SWT menyuruh agar ditimbang amalanannya dengan nikmat penglihatan dan ternyata seluruh amal ibadahnya sirna sedangkan masih banyak nikmat…

Cara Makan Rasulullah SAW

Hadits 132 Muhammad bin Basy-syar menceritakan kepada kami dari Abdurrahman bin Mahdi, dari Sofyan, dari Sa’d bin Ibrahim, dari salah satu anak Ka’ab bin Malik, dari ayahnya, “Sesungguhnya Nabi Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam (setelah makan) menjilati jari-jari tangannya sebanyak tiga kali.” (HR. at-Tirmidzi, Bukhari dan Muslim) Abu Isa berkata bahwa perawi…

Hukum Me-lepa Kuburan dan Mendirikan Bangunan Diatasnya

Soal : Apa hukum me-lepa kuburan dan mendirikan bangunan di atasnya? Jawab : Me-lepa kuburan im makruh hukumnya menurut pendapat mayoritas ulama. Imam Abu Hanifah berkata: Me-lepa kuburan itu tidak dimakruhkan, dan dalam Agama tidak terdapat dalil keharaman­nya. Adapun hadits tentang larangan me-lepa, mendirikan bangunan dan duduk di atas kuburan menurut ittifaq ulama itu menunjukkan…

Bisnis Sampingan Bagian 44

Bisnis Jilbab Semakin hari semakin banyak para pengguna jilbab. Kesadaran mengenakan jilbab bagi kaum perempuan muslim menciptakan peningkatan akan kebutuhan jilbab yang trendi dan menarik serta mampu mempercantik penggunanya. Bisnis jilbab ini cukup menjanjikan. Bahkan, ada pengusaha jilbab yang bisa mendapatkan untung bersih per bulannya mencapai puluhan juta. Pebisnis tersebut memiliki sepuluh outlet jilbab yang…

Perjalanan Menuntut Ilmu Bagian 23

Aku menceritakan mimpiku itu kepada asy-Syaikh Muhammad al-Bakriy di hadapan banyak orang. Lalu beliau merasa senang dengan mimpiku itu dan berkata, “Masalah itu aku nanti yang akan mengatasinya, insya Allah” Lalu beliau bertanya kepadaku tentang tokoh-tokoh di Maroko. Siapa menitip salam kepada beliau, maka dijawabnya salam itu. Seperti salam dari asy-Syaikh Abdurrahman dan asy-Syaikh Abdushshadiq,…

Wafatnya Abu Bakar Ash-Shiddiq Bagian 1

Ketika Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. mendekati ajalnya, Aisyah r.a. datang dan melantunkan bait syair: “Demi umurku, Tak ada lagi gunanya harta bagi seorang anak muda di kala nyawa akan keluar, dan sesak rongga dada.” Mendengar itu Abu Bakar membuka wajahnya dan berkata, “Jangan katakan seperti itu. Tetapi katakanlah, “Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah…

Bersikap lunak terhadap kaum mukminin bagian 14

Ketahuilah tanda-tanda kebahagiaan adalah Allah SWT memberi taufik kepada seorang hamba untuk beramal saleh dalam hidupnya dan memberinya kemudahan dalam melakukannya, sedangkan tanda-tanda kesengsaraan adalah ia tidak diberi kemudahan untuk beramal shaleh bahkan diuji dengan berbuat dosa. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam bersabda: اعملوا فكل ميسر لما خلق له من خلق…

Cara Bertelekan Rasulullah SAW

Hadits 130 Abdullah bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, dari Amr bin Ashim, dari Hammad bin Salamah, dari Humaid, dari Anas, ia menuturkan: “Sesungguhnya Nabi Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam tatkala sedang sakit, beliau keluar (dari kamarnya) sambil bertelakan ke Usamah bin Zaid. Beliau mengenakan pakaian qithri yang diselendangkan di atas bahu kirinya…